Dear Siapapun itu Kamu,


Pertama aku mau klarifikasi, kalau aku sebenarnya Wisuda Besok hari Minggu, 15 Maret 2020 di Auditorium UNP.
-
Kalau kamu ga tau lokasinya dimana bisa nanya ke Mbah Google dengan kata kunci "Auditorium UNP" nanti kamu bakal dikasih tau rute menuju lokasi wisuda.
-
Sudah jelas ya, kalau yang wisuda sekarang atau hari ini bukan aku. Tapi para wisudawan dan wisudawati lainnya dari FIS, FE, FMIPA dan FPP.
-
Kedua, aku mau ngingatin atau aku sendiri yang kelupaan ngundang kamu untuk hadir diwisuda aku besok. Kalau kamu Udah Aku Undang, Aku Ingatin lagi.
"JANGAN LUPA YA.."
Kalau belum aku beri kabar berarti aku yang khilaf dan aku minta maaf. Semoga kamu bisa datang besok ya dan ga ada halangan.
-
Ketiga, aku tu ga berharap apa-apa dari kedatangan kamu besok. Maksud aku ga perlu repot-repot. Aku tau kondisi ekonomi Indonesia sekarang kurang baik ditambah dengan virus corona yang sedang marak diseluruh dunia. Jadi, kamu udah datang, ketemu aku. Itu udah hal yang berbahagia. Sebab dihari besok itu hari bahagia nya Aku, dan aku ingin kamu turut merasakan kebahagian itu. Eh tapi kalau kamu bawa sesuatu tetap bakalan aku terima kok. Hehehe. Ga boleh nolak rezeki kan.
-
Keempat, aku cuman berharap supaya kamu siapapun itu baik-baik aja. Kamu taukan corona, yang aku tulis diatas. Itu banyak bikin orang khawatir dan bahaya banget. Kamu jaga kesehatan ya. Aku juga jaga kesehatan. InsyaAllah.
-
Oh ya, doakan juga supaya aku segera cepat dapat kerja. Dan semoga Allah ridho aku dapat kerja bulan ini juga. Biar bisa nafkahin kamu. Hehehhe.. Nafkahin aku dulu donk, lalu orang tua aku. Adik-adik aku. Baru kelak jika kamu jadi tulang rusukku baru kamu jadi tanggungan nafkah ku juga. Ibu ku kemarin titip pesan "Kalau orang tua ku dan adik-adik ku tetap jadi tanggungjawab ku seumur hidup. Dan kalau kamu mau menerima itu, kamu aku kenalkan sama Ayah, ibu dan adik-adik aku"
-
Eh, Udah ngelebar kemana-mana ceritanya. Intinya kalau kamu ga ada halangan datang ya.
-
Ga semua hal tentang "kamu" adalah seseorang yang didambakan. Bisa saja seseorang yang mengenal dekat. Mengagumi dalam diam. Atau mereka kerabat-sahabat yang kenal.
-
Udah dulu ceritanya,
-
Wassalam.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.